Trik Kembali Account Facebook, Twitter, YouTube yang Dikunci atau Disuspend

Anda dapat memakai Facebook untuk trik kembali account di website atau service yang lain (misalkan: GitHub). Ingat jika Anda cuman dapat aktifkan pengembalian akun bila website atau service itu memberi dukungan.

Trik Kembali Account Facebook

Cara Aktifkan Pengembalian Akun Sosial Media

Untuk aktifkan Trik Kembali Account Facebook ataupun sosial media lainya, Anda perlu mempersiapkan kunci account:

Baca Juga: Bukti Unik Tagar atau Hashtag

1. Buka website atau service.

2. Pilih Facebook saat Anda ditanyakan langkah yang pengin Anda pakai untuk mengembalikan account. Halaman Facebook Pemulih Account akan termuat.

3. Klik Aktifkan. Anda akan ditujukan kembali pada website atau service itu.

4. Ikuti panduan di monitor.

Anda dapat menambah nama untuk kunci account di Penataan keamanan dan login.

Mengembalikan account

Untuk mengembalikan account:

1. Pastikan Anda login ke account Facebook Anda.

2. Buka website atau service.

3. Pilih Facebook saat Anda ditanyakan langkah yang pengin Anda pakai untuk mengembalikan account. Halaman Facebook Pemulih Account akan termuat.

4. Ikuti panduan di monitor.

Meniadakan kunci account

Anda dapat meniadakan kunci account dari account Facebook Anda. Saat Anda meniadakan kunci account, Anda tidak dapat mengembalikan account itu memakai Facebook.

1. Buka Penataan keamanan dan login Anda.

2. Gulir turun ke Mengembalikan Account External, lalu click Ubah.

3. Arahkan cursor ke kunci account yang pengin Anda hapus, lalu click x.

4. Masukkan kata HAPUS di kotak.

5. Klik Hapus Kunci Account.

Beberapa content sosial media benar-benar sangat melipur dan dapat dicicipi dengan rileks. Gambar kucing lucu? Membahagiakan. Video how-to yang berguna? Oke sekali. Sayang, penguraian upload jadi lebih susah saat content yang berakhir lalang lewat sosial media menyertakan informasi.

House Judiciary Committee Amerika sempat datangkan perwakilan dari Twitter, YouTube dan Facebook untuk mengulas peraturan dan praktek perusahaan untuk menilai dan mengatur content (yang umumnya memiliki sifat diplomatis) dan penipuan internet yang disebut informasi palsu (hoaks).

Sepanjang persidangan, perwakilan Facebook, Monika Bickert, mengatakan jika perusahaan mengupdate proses (untuk pemakai) dalam ajukan banding, saat upload mereka dihapus dari situs. Perusahaan ini sedang di tengah-tengah jalan dalam gagasan 3 tahun untuk menangani penebaran info palsu dan cari tahu strateginya dalam mengenali content kedengkian dan propaganda.

Kecuali content politik yang bau kedengkian dan propaganda, sosial media mulai ketat memfilter content bau COVID-19, ingat banyak info yang keliru kaprah mengenai pandemi virus ini. Bisa saja kamu sempat juga konsumsi info semacam itu.

Ya, kamu bisa saja secara tidak sadar memberikan atau membuat content yang didalamnya hoax, atau dipandang hoax. Berikut yang dapat membuat postinganmu di-take down, atau akunmu disuspend.

Tidak ada pemakai yang menyukai content mereka dimoderasi atau dihapus, jadi mereka sampaikan apa yang perlu dilaksanakan oleh pemakai dalam kasus penghilangan upload. Dikutip dari bermacam sumber, di bawah ini keterangan secara lengkap!

1. Bila posting Facebookmu di-take down atau disuspend

Awalnya tahun 2018, Facebook menerbitkan tutorial komunitasnya pada link berikut ini: https://www.facebook.com/communitystandards/ , yang di pakai secara intern untuk memutus kapan dan bagaimana mengatur content. Untuk tindak lanjuti penyingkapan ini, perusahaan mengganti sistem supaya pemakai bisa ajukan banding saat upload mereka di hapus dari service.

Saat ini, Facebook akan memberitahu langkah yang dapat kamu kerjakan saat content kamu di hapus dan kamu akan mempunyai peluang untuk ajukan banding bila content itu di hapus sebab ketelanjangan, rutinitas seksual, kekerasan grafis, atau pengucapan yang menggerakkan kedengkian — semua di ketahui oleh perusahaan, sesaat sebagiannya memakai Artificial Intelligence (AI) atau kepandaian bikinan.

Infonya tiba berbentuk tombol di pemberitahuan mengenai penghilangan awalnya. Waktu kamu mengklik banding, keinginan kamu di peruntukkan ke seorang di team komune Facebook.

Menurut perusahaan, tiap banding akan di olah oleh manusia, yang searah dengan syarat yang di putuskan pada awal tahun 2018, selaku sisi dari General Data Protection Regulation (GDPR) atau Ketentuan Pelindungan Data Umum, yang saat ini berlaku di Uni Eropa.

Selaku sisi dari GDPR, customer mempunyai hak keterangan mengenai bagaimana dan kenapa satu algoritme membuat keputusan. Walau proses banding — dengan manusia riil — ialah cara positif dalam soal penataan content, kamu tidak dapat menginginkan sidang penuh atau peluang untuk memperdebatkan kasus kamu dalam beberapa sistem hukum biasanya. Kebalikannya, seorang akan mengecek keinginan kamu dan memberitahu kamu apa content kamu sesuai dasar komune yang ada.

2. Video uploadmu di Youtube mendadak di kunci atau di hapus? Tidak boleh cemas!

Kamu bisa menyaksikan dasar komune YouTube untuk menyaksikan tipe content video apakah yang akan atau tidak di hapus dari service. YouTube mempunyai video yang menerangkan ide pemicu videomu di hapus. Saat YouTube percaya kamu sudah menyalahi dasar, kamu akan terima peringatan di account kamu.

Peringatan itu akan ada di pesan dengan keterangan kenapa perlakuan itu di laksanakan. Bila kamu pengin ajukan banding atas penghilangan, kamu harus secara aktif meminta dengan cari ke pada menu. Seperti Facebook, sesudah kamu ajukan banding, anggota komune team berisi manusia akan mengevaluasi video untuk menyaksikan apa pelanggaran tetap berlangsung.

Sesudah anggota team YouTube membuat keputusan mereka, ada empat peluang hasil: Bila mereka mendapati jika video kamu mematuhi Dasar Komune mereka, mereka akan mengembalikannya dan meniadakan peringatan dari account kamu. Dalam beberapa kasus, kemungkinan mereka bisa meniadakan peringatan dari account kamu, tapi masih meredam videonya.

Dalam beberapa kasus, kemungkinan mereka bisa kembalikan video kamu dengan di kasih batas umur pemirsa. Ini akan berlangsung bila pelanggaran tidak di ketemukan, tapi isinya tidak pas untuk semua pemirsa.

Bila mereka mendapati jika video kamu menyalahi Dasar Komune mereka, mereka akan meredam keputusan mereka dan video tetap di depak dari situs.

Tetapi, saat sebelum kamu ajukan banding atas penghilangan, kamu harus menyempatkan diri untuk membaca Tutorial Komunitasnya dengan jeli di link berikut ini: https://www.youtube.com/yt/about/policies/#community-guidelines , dan halaman Peraturan di link berikut ini: https://suport.google.com/youtube/topic/2803176 sebab bila YouTube menampik mengajukan banding kamu, kamu tidak segera dapat ajukan banding kembali sepanjang 60 hari di depan.

3. Bila uploadmu di Twitter di hapus paksa atau bahkan akunmu di banned

Proses YouTube dan Facebook untuk entri yang di hapus lumayan sederhana, tapi Twitter sedikit lebih susah. Service ini umumnya tindak lanjuti pelecehan atau sikap jelek yang lain, dengan di banned sesaat atau tetap akunmu keseluruhannya, bukanlah meniadakan atau hilangkan satu Tweet saja.

Halaman ketentuan Twitter merinci apa yang di laksanakan oleh service dan tidak bisa di terima seperti dasar, tapi contoh dan pedomannya tidak sespesifik sama seperti yang di miliki Facebook atau Youtube.

Twitter memakai mekanisme AI untuk selekasnya mengetahui beberapa tweet yang memiliki kandungan bahasa berbuat tidak etis atau yang dipandang seperti ajaran kedengkian. Tweet itu bisa menyebabkan account pemakai kehilangan fungsi-fungsi, seperti tidak sanggup me-reply dan membuat visibility tweet cuman ke pengikut mereka.

Ada proses banding untuk mengembalikan account yang di batalkan, tapi linknya cukup susah di ketemukan. kamu bisa mendapatinya pada link berikut ini: https://help.twitter.com/forms/general?subtopic=suspended

Kamu masih di kasih peluang untuk menerangkan perlakuanmu dan ajukan kasus ke peninjau manusia, yang bisa memutus apa kamu kembalikan account yang berperan penuh atau mungkin tidak. Ini berlaku untuk semuanya sosial media.

Kembali juga memang kita tidak dapat seutuhnya tergantung pada AI bila bicara masalah pelanggaran ketentuan. Saat ini meskipun kamu sudah mengetahui langkah pengembalian akun dan postinganmu, jangan mencoba-coba untuk melakukan perbuatan aneh-aneh di account media sosialmu ya.