Oto Speed

Vending Machine Teraneh di Semua Dunia

Vending machine atau mesin penjual automatis ialah jalan keluar untuk kehidupan warga yang serba cepat bahkan ada yang memiliki bentuk teraneh.

Adanya mesin ini, kita tak perlu kembali masuk di toko untuk beli beberapa barang tertentu. Cukup dapatkan vending machine, masukan beberapa uang, kamu juga dapat memperoleh apa yang kamu perlukan.

Antimainstream, Vending Machine Teraneh di Semua Dunia,Terutama Jepang

Biasanya, mesin penjual automatis sediakan bermacam jenis minuman dan makanan. Misalkan makanan ringan, soda, kopi, teh, dan sebagainya.

Baca Juga: Trik Kembali Account Facebook

Tetapi bersamaan dengan perubahan tehnologi, sekarang ada bermacam hal yang dapat kamu peroleh dari Vending Machine Teraneh. Ingin tahu apa sajakah? Baca keterangan di bawah ini.

1. Memandikan anjing

Memandikan anjing kecintaan ialah pekerjaan yang terkadang merepotkan. Lantai, pakaian, dan semua benda di seputar jadi basah. Tetapi permasalahan itu tidak berlangsung jika kamu memakai vending machine Dog-O-Matic. Mesin bikinan Romain Jarry ini dapat memandikan anjingmu secara automatis.

Dog-O-Matic diperlengkapi dengan shampo, semprotan air yang halus, dan pengeringan bulu dengan udara yang hangat. Kamu perlu keluarkan uang sekitar di antara 21 sampai 49 USD, taruh anjing dalam kabin, dan diamkan mesin lakukan pekerjaan itu. Sayang sampai sekarang ini Dog-O-Matic cuman ada di Prancis

2. Kreasi seni

Di Amerika Serikat, kamu dapat beli kreasi seniman lokal memakai vending machine namanya Art-o-mat. Sebelumnya mesin itu jual rokok. Namun, Clark Whittington, seorang seniman, menggantinya jadi Vending Machine Teraneh kreasi seni.

Ada bermacam tipe seni yang dipasarkan, seperti photo, miniatur, dan sebagainya. Sampai sekarang ini ada seputar 100 mesin yang menyebar di semua Amerika Serikat dan lebih dari 400 seniman lokal yang terjebak.

3. Kepiting hidup

Pernah terpikirkan untuk beli kepiting hidup melalui vending machine? Kamu dapat mendapati mesin itu di China dan Jepang. Kepiting tersimpan dalam mesin yang bersuhu 5 derajat celsius pada keadaan hibernasi.

Perusahaan jamin jika kamu akan memperoleh kepiting pada kondisi hidup. Bila kamu terima kepiting mati, mereka akan mengubahnya dengan 3 kepiting hidup. Kamu harus mempersiapkan uang sejumlah 3,5 USD untuk setiap kepiting yang pengin kamu membeli.

Gold to Go ialah vending machine yang akan memberi emas batangan pada pemakainya. Kamu perlu menggesekkan kartu credit dan pilih berapakah gr emas murni yang kamu perlukan. Rerata pemakai dapat habiskan 445 USD dalam sekali transaksi bisnis.

Mesin pertama berada di lobi hotel Emirates Palace di Abu Dhabi. Sekarang ini, Gold to Go telah diekspansi hingga kamu dapat mendapatinya di sejumlah wilayah di Eropa, Peru, New York, dan Las Vegas.

5. Peralatan bayi Vending Machine Teraneh

Perlu susu atau popok genting tetapi toko paling dekat telah tutup? Berikut peranan dari vending machine peralatan bayi namanya Bahagia Baby Vending. Dia sediakan tisu, susu formulasi, bedak, popok, camilan, sampai mainan bayi.

Tinggal menggesekkan kartu credit pada mesin, kamu dapat memperoleh peralatan itu dengan gampang. Sayang mesin ini cuman ada di wilayah California.

6. Vending Machine Teraneh Buku

Walau perkembangan tehnologi dipandang seperti teror untuk buku bikin, beda hal di Amerika Serikat. Kamu dapat memperoleh buku berbentuk fisik dengan gampang lewat vending machine. Espresso Book Machine memungkinkannya pemakainya untuk pilih buku dari daftar yang ada dan mencetaknya secara bermutu waktu itu juga.

Tak perlu menanti lama, mesin seperti printer ini cuman perlu beberapa waktu untuk mengakhiri pesanan. Sampai sekarang telah lebih dari tujuh juta judul buku yang diedarkan. Ada 70 mesin yang menyebar di semua daerah Amerika Serikat. Kamu dapat menjumpainya di seputar perpustakaan, kampus, dan toko buku.

7. Berganti barang

Rupanya vending machine bukan hanya berperan untuk memberi barang ke pemakainya. Ada juga mesin penjual automatis yang memungkinkannya pemakainya untuk mengganti beberapa benda yang tidak dibutuhkan dengan benda dari pihak lain. Dia ialah Swap-O-Matic.

Kamu perlu masukkan benda yang tidak kamu perlukan ke dalam mesin. Swap-O-Matic akan memberi point yang dapat kamu tukarkan nanti dengan benda dari pihak lain yang menurutmu menarik. Ini ialah langkah yang unik dan pandai untuk lakukan daur ulangi.

Pengin rasakan perkembangan peradaban saat ini? Coba lihatlah satu negara di teritori Asia Timur, yakni Jepang.

Ringkas dan serba cepat. Kemungkinan demikianlah falsafah hidup sejumlah besar masyarakat negeri sakura ini. Tidaklah aneh bila bertandang ke situ, Anda akan merasakan vending machine atau mesin penjual automatis nyaris di tiap pojok kota!

Entahlah di muka toko, stasiun, rumah sakit, kantor pemerintah, atau tempat yang lain, mesin itu bisa diketemukan. Bahkan juga, di muka rumah seorang juga juga bisa Anda menemuinya.

Seperti diambil Business Insider, Jepang adalah negara dalam jumlah mesin penjual automatis paling banyak di dunia. Minimal ada lima juta unit mesin penjual automatis di negara empat musim itu.

Rasionya juga cukup mengagetkan.Demikian juga macam produknya, sangat bermacam. Dimulai dari minuman, rokok, camilan, buku, pakaian, sampai hp juga dapat diperoleh dari mesin sakti itu.

Faktor Vending Machine Menjadi Populer

Lalu, apa factor pemicu mesin penjual automatis demikian menjalar di Jepang? Berikut beberapa risetnya:

1. Kepadatan warga dan mahalnya property

Dengan 127 juta warga pada daerah selebar California di Amerika Serikat, Jepang terhitung negara dengan komunitas paling padat di dunia. Ditambah lagi, dengan bukti 75 % daerah Jepang ialah pegunungan.

Sekitar 93 % dari jumlah warga itu tinggal di teritori perkotaan. Tentu saja, dengan kepadatan warga yang ada, berpengaruh juga pada mahalnya harga property di situ. Warga juga perlu tinggal di pemukiman vertikal untuk mengakali keadaan itu.

Gabungan kepadatan warga dan mahalnya harga property membuat masyarakat Jepang tidak mempunyai banyak ruangan untuk simpan beberapa barang konsumsi. Perusahaan di Jepang juga jadi lebih senang jual lewat mesin automatis dibanding buka toko ketengan.

persegi tempat dibanding dengan toko retail,” papar ekonom dari Kampus Kobe, Robert Parry.

2. Ongkos tenaga kerja

Angka kelahiran Jepang yang turun, komunitas lagi menua, dan minimnya imigrasi sudah mengakibatkan kurangnya jumlah tenaga kerja di Jepang. Jika ada, harga tidak murah.

Menurut William A. McEachern, profesor ekonomi dari University of Connecticut, Amerika Serikat, mesin penjual automatis menjadi jalan keluar atas mahalnya tenaga kerja di Jepang. Dengan mesin itu, keperluan akan karyawan pemasaran bisa di hilangkan.

Parry juga mempunyai penglihatan sama berkaitan ini.

Kedatangan mesin penjual cukup membutuhkan lawatan periodik dari operator untuk isi stok atau kosongkan uangnya,” tutur Parry.

3. Warga berbasiskan kas

Satu perihal unik dari Jepang ialah penduduknya masih mempunyai keterikatan tinggi pada uang tunai.

Bila di negara maju lain misalnya Amerika Serikat, pemakaian kartu debet dan credit begitu wajar untuk belanja, tidak begitu dengan Jepang. Negara pemroduksi Pokemon itu masih semakin nyaman dengan wujud uang fisik.

Karenanya, bawa tempat spesial uang recehan atau koin juga bukan hal aneh untuk masyarakat Jepang.

Nah, untuk mereka yang malas simpan uang receh, jatuhkan uang koin ke mesin penjual automatis menjadi satu opsi tepat.

4. Kurangnya tindak pidana

Jepang sudah lama dikenali selaku negara yang aman dan jarang ada tindakan kriminalitas.

Berkaca pada keadaan itu, tempatkan mesin penjual automatis pada tempat umum juga jadi hal rasional.

Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang, mesin penjual automatis sangat jarang-jarang hancur atau diculik, walau mempunyai beberapa puluh ribu yen didalamnya dan kerap ditaruh di lorong-lorong gelap.

Walau relatif aman, penjual kadang masih menempatkan camera pengawas jarak jauh langsung tersambung ke kepolisian. Jika setiap saat terjdi tindakan vandalisme atau kriminalitas, faksi berwajib bisa selekasnya melakukan tindakan.

Rupanya ada beberapa hal yang lain dapat kita peroleh dari vending machine. Kurang lebih kapan mesin-mesin itu ada di Indonesia ya?

Trik Kembali Account Facebook, Twitter, YouTube yang Dikunci atau Disuspend

Anda dapat memakai Facebook untuk trik kembali account di website atau service yang lain (misalkan: GitHub). Ingat jika Anda cuman dapat aktifkan pengembalian akun bila website atau service itu memberi dukungan.

Trik Kembali Account Facebook

Cara Aktifkan Pengembalian Akun Sosial Media

Untuk aktifkan Trik Kembali Account Facebook ataupun sosial media lainya, Anda perlu mempersiapkan kunci account:

Baca Juga: Bukti Unik Tagar atau Hashtag

1. Buka website atau service.

2. Pilih Facebook saat Anda ditanyakan langkah yang pengin Anda pakai untuk mengembalikan account. Halaman Facebook Pemulih Account akan termuat.

3. Klik Aktifkan. Anda akan ditujukan kembali pada website atau service itu.

4. Ikuti panduan di monitor.

Anda dapat menambah nama untuk kunci account di Penataan keamanan dan login.

Mengembalikan account

Untuk mengembalikan account:

1. Pastikan Anda login ke account Facebook Anda.

2. Buka website atau service.

3. Pilih Facebook saat Anda ditanyakan langkah yang pengin Anda pakai untuk mengembalikan account. Halaman Facebook Pemulih Account akan termuat.

4. Ikuti panduan di monitor.

Meniadakan kunci account

Anda dapat meniadakan kunci account dari account Facebook Anda. Saat Anda meniadakan kunci account, Anda tidak dapat mengembalikan account itu memakai Facebook.

1. Buka Penataan keamanan dan login Anda.

2. Gulir turun ke Mengembalikan Account External, lalu click Ubah.

3. Arahkan cursor ke kunci account yang pengin Anda hapus, lalu click x.

4. Masukkan kata HAPUS di kotak.

5. Klik Hapus Kunci Account.

Beberapa content sosial media benar-benar sangat melipur dan dapat dicicipi dengan rileks. Gambar kucing lucu? Membahagiakan. Video how-to yang berguna? Oke sekali. Sayang, penguraian upload jadi lebih susah saat content yang berakhir lalang lewat sosial media menyertakan informasi.

House Judiciary Committee Amerika sempat datangkan perwakilan dari Twitter, YouTube dan Facebook untuk mengulas peraturan dan praktek perusahaan untuk menilai dan mengatur content (yang umumnya memiliki sifat diplomatis) dan penipuan internet yang disebut informasi palsu (hoaks).

Sepanjang persidangan, perwakilan Facebook, Monika Bickert, mengatakan jika perusahaan mengupdate proses (untuk pemakai) dalam ajukan banding, saat upload mereka dihapus dari situs. Perusahaan ini sedang di tengah-tengah jalan dalam gagasan 3 tahun untuk menangani penebaran info palsu dan cari tahu strateginya dalam mengenali content kedengkian dan propaganda.

Kecuali content politik yang bau kedengkian dan propaganda, sosial media mulai ketat memfilter content bau COVID-19, ingat banyak info yang keliru kaprah mengenai pandemi virus ini. Bisa saja kamu sempat juga konsumsi info semacam itu.

Ya, kamu bisa saja secara tidak sadar memberikan atau membuat content yang didalamnya hoax, atau dipandang hoax. Berikut yang dapat membuat postinganmu di-take down, atau akunmu disuspend.

Tidak ada pemakai yang menyukai content mereka dimoderasi atau dihapus, jadi mereka sampaikan apa yang perlu dilaksanakan oleh pemakai dalam kasus penghilangan upload. Dikutip dari bermacam sumber, di bawah ini keterangan secara lengkap!

1. Bila posting Facebookmu di-take down atau disuspend

Awalnya tahun 2018, Facebook menerbitkan tutorial komunitasnya pada link berikut ini: https://www.facebook.com/communitystandards/ , yang di pakai secara intern untuk memutus kapan dan bagaimana mengatur content. Untuk tindak lanjuti penyingkapan ini, perusahaan mengganti sistem supaya pemakai bisa ajukan banding saat upload mereka di hapus dari service.

Saat ini, Facebook akan memberitahu langkah yang dapat kamu kerjakan saat content kamu di hapus dan kamu akan mempunyai peluang untuk ajukan banding bila content itu di hapus sebab ketelanjangan, rutinitas seksual, kekerasan grafis, atau pengucapan yang menggerakkan kedengkian — semua di ketahui oleh perusahaan, sesaat sebagiannya memakai Artificial Intelligence (AI) atau kepandaian bikinan.

Infonya tiba berbentuk tombol di pemberitahuan mengenai penghilangan awalnya. Waktu kamu mengklik banding, keinginan kamu di peruntukkan ke seorang di team komune Facebook.

Menurut perusahaan, tiap banding akan di olah oleh manusia, yang searah dengan syarat yang di putuskan pada awal tahun 2018, selaku sisi dari General Data Protection Regulation (GDPR) atau Ketentuan Pelindungan Data Umum, yang saat ini berlaku di Uni Eropa.

Selaku sisi dari GDPR, customer mempunyai hak keterangan mengenai bagaimana dan kenapa satu algoritme membuat keputusan. Walau proses banding — dengan manusia riil — ialah cara positif dalam soal penataan content, kamu tidak dapat menginginkan sidang penuh atau peluang untuk memperdebatkan kasus kamu dalam beberapa sistem hukum biasanya. Kebalikannya, seorang akan mengecek keinginan kamu dan memberitahu kamu apa content kamu sesuai dasar komune yang ada.

2. Video uploadmu di Youtube mendadak di kunci atau di hapus? Tidak boleh cemas!

Kamu bisa menyaksikan dasar komune YouTube untuk menyaksikan tipe content video apakah yang akan atau tidak di hapus dari service. YouTube mempunyai video yang menerangkan ide pemicu videomu di hapus. Saat YouTube percaya kamu sudah menyalahi dasar, kamu akan terima peringatan di account kamu.

Peringatan itu akan ada di pesan dengan keterangan kenapa perlakuan itu di laksanakan. Bila kamu pengin ajukan banding atas penghilangan, kamu harus secara aktif meminta dengan cari ke pada menu. Seperti Facebook, sesudah kamu ajukan banding, anggota komune team berisi manusia akan mengevaluasi video untuk menyaksikan apa pelanggaran tetap berlangsung.

Sesudah anggota team YouTube membuat keputusan mereka, ada empat peluang hasil: Bila mereka mendapati jika video kamu mematuhi Dasar Komune mereka, mereka akan mengembalikannya dan meniadakan peringatan dari account kamu. Dalam beberapa kasus, kemungkinan mereka bisa meniadakan peringatan dari account kamu, tapi masih meredam videonya.

Dalam beberapa kasus, kemungkinan mereka bisa kembalikan video kamu dengan di kasih batas umur pemirsa. Ini akan berlangsung bila pelanggaran tidak di ketemukan, tapi isinya tidak pas untuk semua pemirsa.

Bila mereka mendapati jika video kamu menyalahi Dasar Komune mereka, mereka akan meredam keputusan mereka dan video tetap di depak dari situs.

Tetapi, saat sebelum kamu ajukan banding atas penghilangan, kamu harus menyempatkan diri untuk membaca Tutorial Komunitasnya dengan jeli di link berikut ini: https://www.youtube.com/yt/about/policies/#community-guidelines , dan halaman Peraturan di link berikut ini: https://suport.google.com/youtube/topic/2803176 sebab bila YouTube menampik mengajukan banding kamu, kamu tidak segera dapat ajukan banding kembali sepanjang 60 hari di depan.

3. Bila uploadmu di Twitter di hapus paksa atau bahkan akunmu di banned

Proses YouTube dan Facebook untuk entri yang di hapus lumayan sederhana, tapi Twitter sedikit lebih susah. Service ini umumnya tindak lanjuti pelecehan atau sikap jelek yang lain, dengan di banned sesaat atau tetap akunmu keseluruhannya, bukanlah meniadakan atau hilangkan satu Tweet saja.

Halaman ketentuan Twitter merinci apa yang di laksanakan oleh service dan tidak bisa di terima seperti dasar, tapi contoh dan pedomannya tidak sespesifik sama seperti yang di miliki Facebook atau Youtube.

Twitter memakai mekanisme AI untuk selekasnya mengetahui beberapa tweet yang memiliki kandungan bahasa berbuat tidak etis atau yang dipandang seperti ajaran kedengkian. Tweet itu bisa menyebabkan account pemakai kehilangan fungsi-fungsi, seperti tidak sanggup me-reply dan membuat visibility tweet cuman ke pengikut mereka.

Ada proses banding untuk mengembalikan account yang di batalkan, tapi linknya cukup susah di ketemukan. kamu bisa mendapatinya pada link berikut ini: https://help.twitter.com/forms/general?subtopic=suspended

Kamu masih di kasih peluang untuk menerangkan perlakuanmu dan ajukan kasus ke peninjau manusia, yang bisa memutus apa kamu kembalikan account yang berperan penuh atau mungkin tidak. Ini berlaku untuk semuanya sosial media.

Kembali juga memang kita tidak dapat seutuhnya tergantung pada AI bila bicara masalah pelanggaran ketentuan. Saat ini meskipun kamu sudah mengetahui langkah pengembalian akun dan postinganmu, jangan mencoba-coba untuk melakukan perbuatan aneh-aneh di account media sosialmu ya.

Terkenal Periode Sekarang, 10 Bukti Unik Tentang Tagar atau Hashtag

Bukti Unik Tentang Tagar atau hashtag yang terkenal banyak digunakan dalam media sosial seperti “Gotta blame it on Jesus, #Blessed.”

Itu sepotong lirik dari lagu “24K Magis” cerita Bruno Mars. Siapa sich yang tidak paham dan tak pernah memakai sinyal pagar/tagar (#)?

Bukti Unik Tagar atau Hashtag

Di sosial media, khususnya waktu tengah menulis ciutan di Twitter atau mengupload berbagai bukti unik tagar dalam photo di Instagram, hashtag adalah langkah untuk mengangkat posting supaya banyak yang saksikan sampai trending.

Baca Juga: Google Selidik Pemicu Down

Karena sangat menyebarnya pemakaian hashtag, mustahil mendapati situs atau sosial media yang tidak memakai tagar.

Bukti Yang Menjadi Keunik Tentang Hashtag

Tapi, apa yang kamu kenali masalah Bukti Unik Tagar, kecuali digunakan di sosial media? Bila kamu belum begitu mengenal hashtag, berikut beberapa bukti berkenaan hashtag yang marak digunakan di sosial media mainstream.

1. Ketidaksamaan hash dan hashtag

Pertama kali, tahukah kamu jika “#” disebutkan hash bukan hashtag? Tetapi, bukan bermakna kamu salah. Apakah beda hash dengan hashtag yang kerap kali kita pakai? Walau sama tagar, pemakaiannya sangat berlainan.

Lambang “#” ini disebutkan “hash”, sesaat kata yang tiba sesudahnya disebutkan “hashtag”. Jadi, bila kamu masukkan “#NoFilter” pada caption photo Instagram, karena itu bisa dibaca “hashtag hash no filter”. Lho, mengapa bukan “hashtag no filter”? Memang demikian kok yang semestinya!

“Jadi, harus terlatih gunakan “hash”?”

Oh, pasti tidak. Argumennya akan kami katakan kelak. Sampai sini, memahami?

2. Bukan, bukan Twitter yang mendapati pemakaian hashtag

Pertama, kami harus lempengkan satu perihal: memang, hashtag pertamanya kali ada di Twitter. Waktu itu, pada Agustus 2007, seorang pemakai Twitter namanya Chris Messina (@chrismessina) pikirkan gagasan untuk memakai hash selaku fasilitas supaya ciutan Twitter lebih gampang dibereskan dan dicari.

Kenapa lambang “#”? Chris menjelaskan jika hash atau pound sign umum dipakai di Obrol Relai Internet (IRC), media yang umum dia pakai untuk mengobrol dengan teman-temannya waktu itu. Jadi, Chris mulai memakai hashtag di ciutannya, dan memberi satu proposal ke salah satunya pendiri Twitter waktu itu, Biz Stone.

Tetapi, waktu itu, Stone benar-benar tidak menggubris. Bukan menyepelekan, tetapi Twitter waktu itu tengah repot pecahkan permasalahan pada tehnologinya. Pada akhirnya, Stone juga harus menampik ide Chris sebab dipandang begitu “berat” untuk orang pemula, sambil menjelaskan jika Twitter telah merencanakan tuliskan algoritme sendiri untuk menyortir ciutan dan tema nanti, hingga “untuk apa hashtag?”.

Tidak berserah, Chris masih mempromokan hashtag dalam ciutannya dan IRC bersama beberapa temannya. Pucuknya ialah karhutla San Diego pada 2007. Chris merekomendasikan beberapa pemakai Twitter memakai hashtag dalam ciutan berkenaan karhutla itu. Sebab sering dipakai sampai ke program faksi ketiga yang bekerja bersama dengan Twitter, pada akhirnya sosial media itu juga mengikut gagasan hashtag Chris.

3. Nama aslinya: Pound sign

Sama seperti yang kalian ketahui waktu membaca point awalnya, lambang “#” bukan hash atau hashtag, tetapi pound sign dan octothorpe. Kenapa dapat pound sign? Memang, sinyal ini digunakan untuk mata uang pound sterling?

Oh, bukan. Pound di sini merujuk pada ukuran massa, yang dari Bahasa Latin “Libra pondo” atau “berat pon” dan dipersingkat “Lb”. Tetapi, juru catat Bahasa Inggris jaman dahulu kerap kali silangkan huruf lb dengan garis di atasnya, hingga membuat lambang yang sama dengan hash saat ini.

Bagaimana dengan octothorpe? Nama itu tampil pada 1960an, waktu Bell Laboratories masukkan “#” selaku salah satunya tombol telephone. Nama “octo” merujuk pada delapan titik yang dibuat hash. “Thorpe”? Ada dua anggapan:

Thorpe ialah nama olahragawan olimpiade dari suku asli Amerika; atau

Thorpe berawal dari Bahasa Norwegia kuno yang bermakna “sektor” atau “tempat”, hingga octothorpe bermakna “delapan sektor”.

4. Mengapa octothorpe dapat berada di telephone?

Jaman saat ini, telephone dengan telephone konservatif telah sangat jarang-jarang! Eh, tapi, bila kamu mempunyai telephone rumah, check saat ini, adakah lambang “#” di salah satunya tombol nomornya? Tentu ada. Tetapi, pikir, dech, apa kamu pernah memakainya? Bila kamu bingung, tidak apa-apa. Kamu tidak sendiri!

Semua berawal pada 1963, waktu produsen telephone mendapati mekanisme suara sentuh selaku jalan keluar untuk permasalahan telephone pada awal pengembangannya. Sebab mekanisme itu, tiap tombol telephone mempunyai suara berlainan, sampai dapat dibikin lagu Bahagia Birthday! Itu langkah yang terikut sampai saat ini untuk mengenali nomor yang didesak.

Jadi, telephone standard semestinya mempunyai 12 tombol dengan standard 3 baris 4 kolom (3×4). Tetapi, telephone jaman dahulu cuman mempunyai 10, dengan 0 berdiri dengan sendiri di baris paling akhir, tanpa dua tombol yang mengapitnya.

Manfaatnya belum diketemukan sampai 1980an. AT&T mengenalkan “star codes”, yakni tombol (*) supaya penelepon bisa lakukan menghubungi mereka yang barusan menghubungi, dan tombol (#) untuk mengakhiri pesan suara.

5. Ada dua type tagar

Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU) ialah tubuh PBB yang mengurusi standard umum service tehnologi info dan komunikasi. Pada 1988, ITU mengeluarkan satu dasar untuk beberapa produsen telephone dalam mengendalikan nomor dan lambang. Dasar itu menjelaskan tiga langkah:

3×4;

2×6; dan

6×2;

ITU meluluskan produsen hp memakai tiga penataan juga. Pertama, penataan yang tersering digunakan ialah 3×3(+1). Dua penataan yang tidak demikian terkenal ialah 5×2 dan 2×5 bila beberapa produsen tidak masukkan tombol (*) dan (#).

Lalu, ITU membandingkan (#) jadi dua tipe:

Versus Eropa yang berdiri tegak lempeng 90 derajat; dan

Versus AS yang lebih cenderung ke kanan dengan kemiringan 80 derajat.

Dari ke-2 versus itu, versus AS lah yang saat ini umum dipakai. Selaku catatan, ITU tidak mengenali hash, tetapi “square”!

6. C# disebutkan C-sharp, bukan C-hash

Banyak programmer yang baru di sektornya kerap salah menyebutkan bahasa pemrograman “C#” selaku “C-hash” atau “C-pound”. Walau sebenarnya, nama aslinya ialah “C-sharp”. Kenapa C# disebutkan C-sharp, walau sebenarnya sinyal “#” disebutkan hash atau pound? C# ialah bahasa pemrograman produk Microsoft yang dikeluarkan 2 dasawarsa lalu.

Kepala Arsitek C# untuk Microsoft, Anders Hejlsberg, menjelaskan awalannya, C# disebutkan COOL yang disebut ringkasan dari “C-like Objek Oriented Language”. Tetapi, mereka memikir nama itu begitu menjelimet untuk merk dagang.

Mereka selanjutnya menukar namanya dengan C++++. Kebanyakan “+”? Karena itu team Anders menyatukannya jadi sinyal “#” yang disebutkan “sharp” dalam sektor musik. Sesungguhnya, secara tehnis, sharp pada sektor IT dicatat selaku “?”.

7. Argumen mulia kenapa Chris Messina tidak mempermanenkan hashtag

Dengan ramainya pemakaian hashtag di sosial media saat ini, Chris Messina semestinya dapat kaya raya dengan mempermanenkan hashtag selaku penemuannya. Kok demikian? Dalam satu sesion bertanya jawab di situs Quora, Chris pada akhirnya memaparkan dua argumen kenapa dia pilih tidak untuk “serakah”:

Paten sama dengan monopoli. Bila dipatenkan, Chris cemas hashtag tidak digunakan sebab takut terserang hak paten. Hal itu berlawanan dengan misi Chris yang pengin supaya tagar digunakan di sosial media oleh seluruh orang.

Chris memang tidak ketarik menguangkan hashtag. Untuknya, sebab hashtag lahir dari internet, karena itu semestinya tidak ada pemilikan absolut. Untuk Chris, dia suka hashtag bermanfaat dan digunakan oleh seluruh orang.

Terharu dengarnya?

8. Lantas, mengapa namanya bisa saja hashtag?

Sama seperti yang dikisahkan awalnya, Chris Messina memberikan nama “pound”. Tapi, bagaimana ceritanya “#” selanjutnya disebutkan hashtag? Ternyata, yang pertamanya kali mencanangkannya ialah Stowe Boyd.

Pertama kalinya Chris mengungkapkan idenya pada 2007, Stowe turut memberi komentar pada ciutannya dan menjelaskan jika sinyal itu lebih bagus disebutkan “hash” dan kata sesudahnya selaku “tag”, jadi dibagi (hash tag) bukan dikombinasi (hashtag). Entahlah bagaimana, ke-2 kata itu tergabung jadi hashtag.

9. Pemakaian # kecuali selaku hashtag

Telah menonton adegan SpongeBob SquarePants bertema “One Krabs Trash”? Di adegan itu, kamu akan menyaksikan pusara Smitty Werbenjägermanjensen, yang dikenali selaku pengguna pertama topi minum soda! Karena itu, nisan pada pusaranya berupa “#1”.

Nah, dengan contoh itu, rupanya tagar mempunyai peranan lain, teman. Kecuali untuk telephone dan sosial media, rupanya tagar mempunyai peranan selaku pertanda nomor. Aktor industri kerap memakai tagar sebagai alternatif “nomor”.

10. Hashtag dimasukkan pada dalam kamus Oxford

Pada 2013, sosial media paling besar di dunia sekarang ini, Facebook, turut masukkan feature hashtag dalam basis mereka. Dengan penggunaannya yang makin tumbuh subur, pada 2014, hashtag dimasukkan pada dalam barisan kata sah dalam Kamus Bahasa Inggris Oxford, mengikut tapak jejak “selfie” yang telah terlebih dahulu masuk semenjak 2002.

Rupanya, Oxford juga “memukul rata” hashtag selaku satu kesatuan: tagar dan kata sesudahnya, khususnya yang tampil pada hp dan computer. Jadi, “#NoFilter” menurut Oxford semestinya dibaca “hashtag no filter”. Bagaimana? Telah berasa tercerahkan? Jadi, tak perlu melatih diri gunakan hash untuk #. Cukup hashtag!

Itu beberapa bukti dibalik sinyal “#” atau hashtag yang dapat membuat posting trending dalam kurun waktu tadi malam. Rupanya Bukti Unik Tagar mempunyai riwayat menarik, dari yang awalnya tidak dianggap, jadi nama bahasa pemrograman, sampai pada akhirnya ditempatkan selaku kata sah pada 2014.

Ingat! Menggunakan hashtag untuk posting memang bermanfaat untuk mendongkraknya. Tetapi, bila digunakan kebanyakan dan tidak berkaitan? Malahan menjengkelkan dan membuat sakit mata.

Telah Dapat Diakses, Google Selidik Pemicu Down

Service Google down secara massal pada Senin (14/12/2020) malam dan sendang selidik pemicu yang di alami. Robohnya semua service Google ini berjalan lebih satu jam lama waktunya. Tetapi berdasar pengakuan jubir Google, service Google down sepanjang 45 menit saja.

Google Selidik Pemicu Down

Beberapa pemakai di penjuru dunia akui, saat Google down dan melakukan Selidik Pemicu Down, mereka tidak dapat terhubung Gmail, YouTube, Google Drive, Google Hangouts, sampai Google Meet.

Google menyebutkan, robohnya service bukan dikarenakan oleh gempuran cyber, tetapi sebab permasalahan paket penyimpanan intern.

“Service yang mewajibkan pemakai untuk masuk, alami tingkat kekeliruan tinggi sepanjang masa ini,” kata jubir Google, diambil dari CNET, Selasa (15/12/2020).

Selanjutnya Google mohon maaf ke semua pemakai yang terimbas.

Yang akan datang, faksi Google akan lakukan inspeksi tindak lanjut lengkap untuk pastikan permasalahan sama tidak terulang lagi di periode kedepan.

Pengakuan Google berkaitan waktu robohnya service mereka cukup berlainan yang dicatat oleh situs Down Detector.

Sempat Terjadi Server Down Google

Google dan YouTube bisa kembali dijangkau khalayak sesudah semenjak sore down. Faksi Google masih menyelidik pemicu down itu.

“Kami mengenali permasalahan yang lagi berjalan dengan beberapa produk dan team kami sedang menyelidiknya,” catat Google Workspace dalam Twitter mereka, Senin (14/12/2020).

1. Beberapa service Google sempat tidak dapat tidak dijangkau

Sebagian besar service Google sempat tidak dapat dijangkau semenjak barusan sore. Seperti Gmail, Google Drive, Google Docs, Google Slides, Google Sites, Google Grups, Google Chat, Google Keep, Google Voice, sampai Youtube.

Dashboard Status Google Workspace tampilkan bermacam service mereka sempat mati yang diperlihatkan dengan tanda merah.

2. Bukan hanya berlangsung di Indonesia

Tidak cuma warga Indonesia saja yang rasakan ini. Bahkan juga mereka yang ada di penjuru dunia lain alami hal sama. Ini munculkan bermacam tanggapan di sosial media.

3. #YouTubeDOWN sempat terkenal di Twitter

Tidak dapat dijangkaunya YouTube dan Google menjadi perbincangan di internet. Netizen dari penjuru dunia sempat mempopulerkan tagar #YouTubeDOWN di Twitter beberapa lalu.

Google ‘Down’, Warganet Ramai-Ramai Teriak di Media Sosial

Belum tahu apa pemicunya?

Google disampaikan alami down atau mungkin tidak dapat dijangkau. Bermacam mekanisme yang terkait dengan Google, seperti Drive bahkan juga e-mail dan YouTube, tidak dapat dijangkau sekarang ini. Berikut bukti persoalan yang dirasakan Google.

1. Google tidak dapat dijangkau di sore hari

Laporan Google “down” dijumpai sesudah pemakai tidak dapat terhubung Gmail sampai YouTube pada Senin, 14 Desember 2020, pada sore hari. Permasalahan ini munculkan tagar #YouTubeDOWN di Twitter sebagai terkenal beberapa lalu.

Persoalan Google “down” ini bisa juga disaksikan dari situs Downdetector. Tetapi sampai saat ini belum tahu pemicu kenapa Google dapat semacam ini.

2. Segalanya yang terkait dengan Google tidak dapat dijangkau

Google yang “down” menyebabkan bermacam service Google tidak dapat digunakan oleh beberapa pemakai. Ada juga service itu ialah Gmail, Google Drive, Google Docs, Google Slides, Google Sites, Google Grups, Google Chat, Google Keep, Google Voice, sampai Youtube. Kemungkinan besar semakin banyak kembali service Google yang tidak dapat digunakan untuk saat ini.

3. Permasalahan ini berlaku di penjuru dunia

Tidak cuma warga Indonesia saja yang rasakan ini. Bahkan juga mereka yang ada di penjuru dunia lain alami hal sama. Ini munculkan bermacam tanggapan di sosial media.

“Saat Sergey (Brin) dan Larry (Page) membangun Google pada 1998, mereka jalankan perusahaan ini dengan konsep yang simpel,” papar Eric Schmidt, Chief Executive Officer pertama sekalian “adult advisor” Google, dalam bukunya dengan judul How Google Works (2015). Konsep simpel itu, Google cuman pengin membuat pemakainya suka, yaitu dengan membuat produk yang betul-betul luar biasa.

“Saat Google memberi produk luar biasa, uang akan tiba sendirinya,” catat Schmidt, yang sekarang melakukan tindakan sama Bill Gates di Microsoft, yaitu Penasehat Tehnis untuk Alphabet, induk usaha Google.

Untuk bikin produk luar biasa, kembali lagi, Google manfaatkan taktik yang simpel, yaitu mengambil mekanik software sebanyaknya. Lantas, teknisi-teknisi ini dikasih kebebasan untuk bekerja. Untuk mengendalikan mekanik yang banyak itu, Google cuman memercayakan spreadsheet, Microsoft Excel. Tidak lupa, setiap Jumat sore, teknisi-teknisi ini bergabung untuk membahas segalanya mengenai Google.

Di satu segi, langkah kerja simpel ala-ala Google ini membahagiakan. Di lain sisi, catat Schmidt, “tidak ada rencana periode panjang pada tubuh Google. Bila ada kejadian, misalkan, beberapa insinyur diminta segera pikirkannya”. Salah satunya kejadian yang dicemaskan Schmidt ialah masalah server. Schmidt cemas mesin yang hidupkan Google mendadak mati, sesaat mereka begitu repot pikirkan produk.

Di umur belia Google, perkataan Schmidt bisa dibuktikan. Google mempunyai rasio ketidakberhasilan server di antara 4 sampai 10 %. Untuk perusahaan yang pengin membuat pemakainya berbahagia, ini terang beresiko.

Saat sebelum Google manjadi Google (yang kita mengenal waktu ini), Google tidak ubahnya startup biasa. Untuk bekerja, Google tempatkan server-server kepunyaannya di sarana punya perusahaan lain (colocation).

Server Yang Digunakan Oleh Google

Steven Levy, dalam buku dengan judul In The Plex: How Google Thinks, Works, and Shapes Our Lives (2011), menyebutkan jika sampai 1999, Google sewa tempat untuk server kepunyaannya di Exodus, perusahaan colocation yang berada di San Jose, California, Amerika Serikat.

Permasalahannya, sebab Google jadi startup yang produknya benar-benar disukai masyarakat maya–hingga membuat keperluan komputasi dan data selalu bertambah–Exodus menyebutkan jika Google ialah klien-nya yang paling jahil.

Google selalu menambahkan server di Exodus. Tidak tanggung-tangguh, sebab tempat punyai Exodus terbatas, Google memaksain server yang semakin menggunung di satu posisi sempit. Untuk Exodus, ini beresiko. Server-server yang berdempetan dan lagi berpijar 24 jam itu hasilkan panas yang berlebihan. Bila ini berlangsung, konsumen setia Exodus lain terkena batunya. Permasalahannya, dengan tempatkan banyak server di posisi Exodus, Exodus mendapat untung dari Google. Terdaftar, Google mempunyai lebih dari 300 server yang ditaruh di Exodus, jauh semakin banyak dibanding klien-klien lain.

Pasti, untuk Google, tergantung pada perusahaan lain ialah permasalahan besar. Karena itu, untuk menangani permasalahan ini Google selanjutnya “bajak” Jim Reese, salah satunya pegawai kunci Exodus, buat mengetuai proses pembuatan pusat data, tidak cuma area untuk menyimpan server tapi juga membuat server, sendiri yang terlepas dari perusahaan faksi ke-3 mana juga. Masih mengarah buku yang dicatat Levy, Brin dan Page minta Reese untuk bikin pusat data yang bisa memuat 50.000 server–dan membuat sendiri semua 50.000 server itu.

Ya, ini hari Google adalah perusahaan paling kaya di dunia. Tetapi, pada awal 2000-an, keuangan Google masih geret. Karena itu, agar bisa membuat beberapa ribu server, papar Reese, “Google membuat server-nya dari modul-modul murahan.” Douglas Merrill, salah satunya pegawai pertama Google, bahkan juga menyebutkan jika server-server yang dibuat perusahaannya saat itu “bermutu lebih rendah dibanding computer bocah”.

Modul Server Google

Sebab pemakaian modul murahan ini, Reese memprediksi server-server Google akan mempunyai rasio ketidakberhasilan yang tinggi. “Mujur,” kata Levy, “Google mempunyai banyak insinyur bergelar Ph.D”. Buat meminimalisir rasio ketidakberhasilan server, Google memerintah Jeff Dean, Doktor Pengetahuan Computer alumnus University of Washington, dan Sanjay Ghemawat–yang menulis disertasi dengan judul “The Modified Objek Buffer: A Penyimpanan Management Technique for Object-Oriented Databases” (1995) di Massachusetts Institute of Technology–untuk pikirkan permasalahan ini. Tidak lama, Dean dan Ghemawat membuat “The Google File Sistem”, satu software yang direncanakan untuk membagikan keyword yang diketik pemakai ke banyak server atau “sharding data”. “Bila pencarian Google minta info tertentu di satu server dan tidak memperoleh balasan sesudah beberapa milidetik, ada dua server Google yang lain bisa penuhi keinginan itu. “

Sampai tulisan ini di turunkan, Google masih alami “down” dan tidak dapat dijangkau. Tidak ada tanggapan sah juga dari faksi Google.

Untuk berbagai informasi tentang dunia teknologi maka anda bisa langsung mengkunjungi situs https://otospeed.net

  • 1
  • 2